Hukum Orang Yang Tidak Mau Memaafkan
السؤال
: انا غلطت علي شخص لانه كان يغتابنى ويحتقرنى ويحسدنى فواجهته ورفعت صوتى
عليه ومديت يدى دفيتة فدعا على ياشيخ انا طلبت منه السماح ولكن لا يريد ان
اكلمه اويرانى ووجهت له عن طريق اناس مقربين له انى اريد السماح منك ويدى
ممدودة اليك فى اى وقت وهو رافض ولا يريد ان يرانى ماذا افعل وهل انتهى
بهذا الفعل
Pertanyaan, “Aku telah berbuat salah kepada
seseorang karena dia menggunjingku, merendahkan dan hasad kepadaku. Aku
lantas melabraknya dan mengata-ngatainya dengan suara keras bahkan
memukulnya. Akhirnya dia mendoakanku dengan doa kejelekan. Kemudian aku
meminta maaf kepadanya namun dia tidak ingin bicara dan melihat diriku.
Aku lantas meminta bantuan orang-orang yang dekat dengannya untuk
menyampaikan keinginanku meminta maaf kepadanya. Tanganku terulur di
waktu kapan pun namun dia tetap menolak dan tidak ingin melihat diriku.
Apa yang harus aku lakukan? Apakah aku tidak berdosa setelah melakukan
upaya-upaya di atas?
الإجابه:
ما دمت انك تبذل جهدك في المصالحة والوفاق فأنت مأجور إن شاء الله وهو الآثم والله أعلم
Jawaban Syeikh Abdul Muhsin al Ubaikan, “Jika anda
telah mengerahkan berbagai daya upaya untuk berdamai dengannya maka anda
insya Allah mendapat pahala sedangkan dialah yang malah berdosa”.ما دمت انك تبذل جهدك في المصالحة والوفاق فأنت مأجور إن شاء الله وهو الآثم والله أعلم
Sumber: http://al-obeikan.com/show_fatwa/287.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar